Aku Tidak Tahu Blog Ini Akan Jadi Apa
Aku membuat blog sebelum tahu blog ini sebenarnya mau diapakan.Keputusan yang cukup aneh untuk seseorang yang biasanya ingin semuanya punya struktur.
Aku terbiasa membuat sesuatu dengan tujuan yang jelas.
Kalau kerja, ada output.
Kalau belajar, ada target.
Kalau bikin sistem, ada masalah yang harus dibereskan.
Bahkan sebelum melakukan sesuatu, aku biasanya sudah sibuk memikirkan kategorinya, strukturnya, database-nya, sampai kemungkinan pengembangannya enam bulan ke depan.
Lalu aku membuat blog ini.
Dan aku tidak tahu blog ini akan jadi apa.
Sebenarnya aku cuma ingin punya tempat untuk berpikir.
Ada banyak hal yang sering berhenti terlalu lama di kepalaku.
Tentang pekerjaan. Tentang menjadi profesional. Tentang uang. Tentang sistem yang dibuat manusia lalu justru merepotkan manusia itu sendiri.
Kadang juga hal-hal yang jauh lebih tidak penting.
Seperti kenapa komunikasi kantor harus selalu terlihat serius.
Atau apakah mengirim stiker kucing ke klien merupakan tanda runtuhnya profesionalisme.
CATATAN KECILSebagian besar ide tulisan di blog ini mungkin memang berawal dari pertanyaan yang tidak perlu dipikirkan sejauh itu.
Biasanya pikiran-pikiran seperti ini berakhir di Notes, Notion, chat dengan teman, atau tersimpan di kepala sampai akhirnya aku lupa pernah memikirkannya.
Aku mulai merasa sayang.
Bukan karena semua pikiranku penting.
Aku hanya ingin bisa melihatnya lagi.
Lalu muncul masalah berikutnya: blog ini tentang apa?
Ini pertanyaan sederhana yang ternyata sulit kujawab.
Akuntansi?
Aku memang akuntan. Pekerjaanku dekat dengan angka, laporan keuangan, pajak, audit, dan spreadsheet yang tab-nya sudah terlalu banyak.
Tapi aku tidak ingin membuat tempat yang mengharuskanku membicarakan akuntansi setiap saat.
Teknologi?
Aku suka sistem dan senang memikirkan bagaimana sesuatu seharusnya bekerja.
Tapi aku bukan programmer.
Karier? Bisnis? Kehidupan?
Kadang iya.
Kadang juga tidak.
Mungkin masalahnya adalah aku berusaha memberi kategori pada sesuatu yang bahkan belum sempat tumbuh.
Katanya sebuah blog harus punya niche.
Aku tahu teorinya.
Tentukan niche.
Tentukan target pembaca.
Buat content pillar.
Pikirkan SEO.
Bangun personal branding.
Konsisten.
Masuk akal.
Masalahnya, aku punya kecenderungan yang agak menyebalkan:
belum menulis sepuluh artikel, sudah ingin membuat database untuk seratus artikel.
Aku bisa menghabiskan lebih banyak waktu merancang sistem untuk menulis daripada benar-benar menulis.
Dan aku mulai curiga itu hanya bentuk lain dari menunda.
EKSPERIMENBagaimana kalau kali ini aku tidak menentukan semuanya dari awal?Bagaimana kalau aku cukup menulis, lalu melihat apa yang terbentuk?
Menulis dulu. Mengerti belakangan.
Mungkin bulan ini aku banyak menulis tentang pekerjaan.
Bulan depan tentang sistem.
Lalu tentang uang.
Tentang sesuatu yang sedang kubangun.
Tentang pengalaman yang ternyata mengubah cara pandangku.
Atau tentang hal sangat receh yang entah kenapa tidak bisa berhenti kupikirkan.
Tidak konsisten? Mungkin.
Tapi semakin kupikirkan, manusia memang tidak hidup dalam satu kategori.
Pagi hari kita bisa memikirkan pekerjaan dengan sangat serius.
Siangnya membahas makan apa.
Sore mempertanyakan keputusan hidup.
Malamnya menonton video kucing.
Jadi mungkin blog pribadi tidak perlu terlihat lebih terorganisasi daripada orang yang menulisnya.
Aku juga belum tahu siapa yang akan membaca.
Mungkin tidak banyak.
Mungkin seseorang menemukannya dari Google.
Mungkin teman.
Mungkin orang kantor.
Mungkin klien.
Semoga klien melewati beberapa tulisan tertentu.
Tapi aku suka membayangkan kemungkinan lain.
Seseorang yang sama sekali tidak kukenal membaca salah satu tulisan di sini dan berpikir:
“Oh. Ternyata ada orang lain yang kepikiran beginian juga.”
Menurutku itu sudah cukup.
Aku tidak ingin blog ini menjadi tempat di mana aku harus selalu terlihat tahu.
Aku ingin bisa menulis ketika punya jawaban.
Tapi aku juga ingin bisa menulis ketika sedang mencari jawaban.
Aku ingin bisa berubah pikiran.
Aku ingin suatu hari membaca tulisan lama dan berkata,
“Ternyata waktu itu aku salah.”
Karena mungkin fungsi blog ini bukan untuk mencatat apa yang sudah kuketahui.
Mungkin justru untuk mencatat bagaimana cara pikirku berubah.
Jadi, blog ini akan jadi apa?Aku belum tahu.Dan untuk sekarang, aku sengaja membiarkannya begitu.
Mungkin beberapa tahun lagi semua tulisan ini akan membentuk pola yang sekarang belum bisa kulihat.
Mungkin aku akan menemukan tema yang ternyata selalu muncul.
Mungkin blog ini berkembang menjadi sesuatu yang sama sekali tidak kurencanakan.
Atau mungkin tetap menjadi tempat kecil di internet tempat aku menyimpan sesuatu yang sedang kupikirkan.
Apa pun hasilnya, setidaknya kali ini aku tidak ingin menunggu sampai semuanya jelas untuk mulai.
Aku ingin mulai dulu.
Lalu kita lihat blog ini membawa dirinya ke mana.
PUSPITACORE / 001Aku Tidak Tahu Blog Ini Akan Jadi Apa
Dan mungkin itu alasan yang cukup baik untuk terus menulis.
